Sabtu, 22 Februari 2014

My Love From Another Star: End-2, Siapkan salam terakhir untuk ‘Alien’





Tak terasa, sudah 6 minggu drama My Love From Another Star (MLFAS) menemani kita para drakor addict. Kamis kemarin, drama ini sudah mencapai episode 19. Artinya tinggal sejengkal lagi menuju akhir.  Tapi kabar baik! Episode drama ini diperpanjang satu episode:) Eh, atau kabar buruk ya, karena harus bergalau menunggu ending yang makin sulit diperkirakan. Takut sad-ending..

Flashback. Jujur, awalnya pesimis saat pertama mengetahui genre drama yang fantasi, yang kasarnya gak masuk akal, atau benar-benar hanya imajinasi, tidak real. Dan tetap ada rasa ragu, saat mndengar Kim Soo Hyun akan beradu akting dengan Jun Ji Hyun yang perbedaan umurnya lumayan ketara, walaupun banyak drama berhasil menciptakan chemistry yang benar-benar hidup dari perbedaan umur seperti ini. Misalnya, Personal Taste, I Hear Your Voice, Faith, dll yang berhasil membuat penonton lupa perbedaan umur antara main-female dan main-male.

Selain itu masih kurang sreg, saat tau ceritanya yang akan mengangkat kisah sesosok alien yang sudah hidup di bumi selama 400 tahun, dan sedang menunggu komet yang diperkirakan akan datang 3 bulan kemudian dan membawanya kembali  ke planet asalnya. Tapi menjelang waktu kepergiannya, ia justru jatuh cinta.

Alien?

 
Itu tuh keluarnya, kalau coba keyword : Alien


Pencitraan alien biasanya menggambarkan sosok yang aneh. Jauh dari kata keren, apalagi ganteng. Hi..
Tapi ini, Alien?
 

Dan Kim Soo Hyun yang memerankannya. Kalau ingat bagaimana Kim Soo Hyun di dream high, jadi enggan kalau harus melewatkan perannya kali ini, karena waktu di The Moon That Embrace The Sun aku tidak mengikuti dramanya. Hehe aku belum tertarik dengan drama kerajaan. Alhasil, aku mencoba membaca sinopsisnya apalagi setelah mendengar banyak kabar kalau drama ini mendapat rating yang tinggi. Makin penasaran.. dan mulailah aku membaca dan senangnya lagi sinopsisnya di buat oleh blog-blog kesukaanku, terimakasih mba fanny dan mba dee:)

Baru episode 1, dan langsung…

Aah, first time fellin love with alien. Like him.
 
Entah dari planet mana sebenarnya Do Mi Joon (Kim Soo Hyun), apakah di planetnya orang-orangnya jauh lebih keren dari di bumi. Jadi penasaran. Berharap ada scene yang mengambil gambaran di planet Do Mi Joon. 

Bagaimana keadaan disana? Adakah gaya gravitasinya? Haha hanya penasaran, apakah semua makhluk disana mempunyai kekuatan seperti Do Mi Joon? Atau mereka mempunyai kekuatan yang berbeda-beda. Dan kalau iya, bagaimana mereka melakukan aktivitas sehari-harinya? Dengan hanya teleport untuk sampai ke tempat yang dituju. Hehe tapi kayanya bakal ribet kalau sutradara-nim harus menciptakan scene seperti itu. Jadi, abaikan deh^^

Hmm, rasanya ingin belajar menghentikan waktu dari sang alien, Do Mi Joon. Rasanya tidak mau berpisah dengan sosok alien umur 400 tahun ini. Rasanya masih ingin mendengar lelucon-lelucon ala jaman joseon-nya. Rasanya pasti akan kangen dengan tingkah sang alien yang kuno dan tua apalagi sebelum bertemu Chun Song Yi (Jun Ji Hyun).

Ah, rasanya enggan mengucapkan salam terakhir, satu minggu lagi. Hhhhhh….

Uri Alien;3

 

Selasa, 14 Januari 2014

‘Lee Min Ho’ lebih ganteng dari ‘Boneka Lilin Lee Min Ho’


‘Lee Min Ho’ lebih ganteng dari ‘Boneka Lilin Lee Min Ho’, apa kalian juga berfikir begitu?

Aaah, you have to see this guys…


And this...


or this...
 
What do you think? Who is more handsome? xD

"Pada 13 Januari 2014, Madame Tussauds Hong Kong mengumumkan bahwa boneka lilin Lee Min Ho akan dipamerkan dari tanggal 13 Januari hingga 31 Maret." begitulah kutipan postingan KoreanIndo.net

WOW, He must be proud of this!

Wah, padahal baru awal tahun tapi  lagi-lagi LMH harus bangga lagi karena prestasinya dalam dunia hiburan yang membuatnya populer, menjadikan dirinya diabadikan di museum, sebagai patung atau boneka lilin yang menyerupai dirinya. So damn cool!

Walaupun sempat masih gak percaya awalnya saat liat foto yang ini,



Aku kira itu LMH asli yang dengan penampilan sedikit berbeda, tapi setelah di zoom image... No, He isnt the real LMH. lol. LMH is more handsome. Pipinya kurang tirus, dan bahunya lebih lebar. Tuhan memang gak bisa disandingkan karyanya. 


But, lets give applouse for someone who has done this art, so........Well. Nice. Cool. Amazing.

Rabu, 01 Januari 2014

List Pemenang "2013 SBS Drama Award"

SBS. Wah kalo disini, hampir semua dramanya aku suka. Terutama dari That winter the wind blows, terus I hear your voice, dan drama yang sejak pertengahan tahun lalu udah aku tungguin-The Heirs.

Ketiga drama tersebut bener-bener wow. Apalagi banyak pelajaran yang di dapet, selain disuguhkan dengan berbagai kisah romansa yang di perankan oleh couple-couple yang gak kalah wow. Mereka semua keren! Tapi, kalo di award-kan, siapa yang bakal menang ya?

Check this out..

Siapakah yang mendapatkan penghargaan tertinggi (daesang):

New Star
Lee Da Hee (I Hear Your Voice)
Kang Min Hyuk (The Heirs)
Kim So Hyun (Suspicious Housewives)
Seo In Guk (Master’s Sun)
Kim Yoo Ri (Cheongdamdong Alice, Master’s Sun)
Lim Ju Hwan (Ugly Alert)
Jung Eun Ji (That Winter, The Wind Blows)
Kim Ji Won (The Heirs)
Kang So Ra (Ugly Alert)
Choi Jin Hyuk (The Heirs)


Special Acting Awards
Male: Jeong Eun Woo (Stranger)
Female: Kim Mi Sook (Case Number 113)


Full Length Drama
Male: Jang Hyun Sung (Goddess of Marriage)
Female: Jang Young Nam (Goddess of Marriage)


Mid-Length Drama
Male: Lee Hyo Jung (Jang Ok Jung, Living by Love)
Female: Kim Sung Ryung (The Heirs)


Mini-Series Drama
Male: Jung Woong In (I Hear Your Voice)
Female: Kim Mi Kyung (Master’s Sun)


Best Couple
Lee Min Ho and Park Shin Hye (The Heirs)


Producer Award
Lee Bo Young (I Hear Your Voice)


Distinguished/Lifetime Achievement Award
Kim Soo Mi


Top Ten Star
Jo In Sung (That Winter, The Wind Blows)
Nam Sang Mi (Goddess of Marriage)
Lee Jong Suk (I Hear Your Voice)
Park Shin Hye (The Heirs)
So Ji Sub (Master’s Sun)
Kim Woo Bin (The Heirs)
Lee Yo Won (Empire of Gold)
Lee Min Ho (The Heirs)
Lee Bo Young (I Hear Your Voice)
Song Hye Gyo (That Winter, The Wind Blows)


Popularity Award
Lee Min Ho (The Heirs)


Excellence Award

Full Length Drama
Male: Kim Ji Hoon (Goddess of Marriage)
Female: Wang Bit Na (Two Women’s Room)


Mid-Length Drama
Male: Sung Dong Il (Jang Ok Jung, Live by Love)
Female: Park Shin Hye (The Heirs)


Mini Series Drama
Male: Lee Jong Suk (I Hear Your Voice)
Female: Sung Yuri (Birth Secret)


Best Dressed
Lee Min Ho


Top Excellence Award

Full Length Drama
Male: Jeon Kwang Ryeol (Passionate Love)
Female: Nam Sang Mi (Goddess of Marriage)


Mid-Length Drama
Male: Lee Min Ho (The Heirs)
Female: Lee Yo Won (Empire of Gold)


Mini Series Drama
Male: So Ji Sub (Master’s Sun)
Female: Song Hye Gyo (That Winter, The Wind Blows)


Special Award
Jo In Sung


Daesang Award
Lee Bo Young (I Hear Your Voice)


credit: KoreanIndo.net

Jumat, 13 Desember 2013

[Review] Khokkiri by Lia I. Andriana.. satu kata: Jjang!


Kali ini aku akan bahas tentang novel karya Lia Andriana yang berlatar di Indo-Korea. Numpung baru kemarin menyelesaikan membaca novel yang berisi 33 bab ini, mau sharing selagi masih fresh di otak^^

Ya, niat awalnya sih mau kaya resensi novel gitu, ya tapi mungkin versi melesetnya kali ya-curhat. Lol.

Novel ini adalah novel Lia yang pertama aku baca. Sebelumnya, aku cuma sering denger namanya aja dari temen yang suka novel-novelnya Lia.-. Kebetulan, ada tugas kelompok menganalisis novel, dan dia si temen aku yang juga menurut aku emang bandar novel (karena banyak yang suka minjem ke dia, apalagi aku._. Makasih udah ngizinin novelnya nginep lama di rumah nad, wkwk) langsung ngusulin untuk menganalisa salah satu novel karya Lia yang bertema psikolog yang katanya membahas tentang kepribadian ganda, dengan judul Khokkiri.




Psikolog, pertama denger langsung tertarik baca, tapi langsung mikir juga.. Psikolog, bakal ngerti gak ya? kepribadian ganda? Kok serem..

Saat novel udah di tangan, seperti biasanya pasti mata langsung sibuk dulu meneliti cover si buku, depan-belakang, dari judul, tulisan-tulisan yang lebih kecil dari judul, gambar cover, baca sinopsis di bagian belakang sambil mencoba mengira-ngira isi buku, dan tangan udah refleks meraba tekstur permukaan cover yang kalo diperhatikan tidak semua novel mempunyai tekstur permukaan cover yang sama. Haha.

Khokkiri. Saat membaca hangulnya yang menjadi judul di cover, langsung berfkir kira-kira artinya apa dan saat itu otak langsung menebak asal kalau artinya adalah kenangan .(sebenernya karena katanya novel ini tentang kenangan.-.) Setelah membaca novelnya, akhirnya pertanyaanku terjawab, khokkiri artinya adalah gajah. Pantes, di cover gambarnya gajah, wkwk kenapa awalnya gak kepikiran ya?-_-

Lol. Oke langsung ke inti ya. Jadi, novel yang mengambil satu kata korea sebagai judulnya alias Khokkiri yang artinya adalah Gajah. Kenapa gajah? Mungkin awalnya kalian bingung, apa nyambungnya gajah sama novel ini. 

Nah, jadi Lia Andriana dalam novel ini menjadikan ‘kenangan’ sebagai keyword-nya. Lalu apa hubungannya gajah dan kenangan? Satu wawasan baru lagi dari novel ini, gajah adalah hewan dengan daya ingat yang kuat. Manusia memang bukan gajah. Jadi wajar kalau manusia punya sifat mudah lupa, kebalikan dengan gajah. Sesuatu yang diingat, apa namanya kalau bukan kenangan?

Umumnya, memang manusia akan lebih ingat pada kenangan buruk apalagi yang begitu membekas karena menorehkan luka di hatinya, sekalipun ia berusaha melupakannya. Kenangan buruk memang begitu, semakin dilupakan semakin membekas jejaknya.

Novel ini mengajarkan, menuntun kita bagaimana cara memperlakukan jejak kenangan buruk di masa lalu. Bukan dengan menginjaknya agar tak terlihat. Bukan menghindarinya dengan berpura-pura tak melihat. Bukan dengan mengumpat dan berlari berusaha tak melihat. Bukan.

Lalu apa yang harus dilakukan pada kenangan di masa lalu? Kenangan buruk yang selalu kita upayakan untuk menghindarinya, yang tanpa kita sadari justru telah membuat masalah bagi diri kita sendiri. Apa yang harus dilakukan? Hadapi. Sepahit apapun kejadian di masa lalu, sesakit apapun itu, cara menghapusnya adalah dengan menghadapinya. Kenangan, masalah, ada untuk dihadapi, bukan untuk dihindari. Semakin kita menghindarinya, semakin terlihat jelas bayang-bayangnya yang setia menghantui kita.

Ya, hal itu tergambarkan dalam kisah di novel ini. Seorang gadis bernama Della yang mempunyai kembaran bernama Becca. Ia mempunyai kenangan buruk saat remaja. Kenangan buruk yang juga menyangkut harga dirinya. Orang tua yang seharusnya bisa menjadi sandaran justru menjadi penyebab lukanya. Keluarga yang broken home, juga menjadi pemicunya. Saat dirinya berada dalam ketidakstabilan dan merasa tak mampu menghadapi masalahnya, sebuah alter muncul dalam dirinya, menggantikannya menghadapi masalah. Saat Becca meninggal dalam kecelakaan yang juga melibatkan dirinya, ia menjadi benar-benar sendiri. Saat dirinya dalam keadaan labil, ingatannya menghidupkan Becca dalam dirinya. Tubuh Della, kini tak hanya diisi satu jiwa, ia berkepribadian ganda. Bahkan lebih dari dua jiwa.

Di samping itu, hidupnya terus berjalan dengan jiwa yang keluar bergantian. Kehilangan waktu adalah hal yang sering mereka alami, dalam tubuhnya sendiri. Orang-orang disekitarnya mulanya ragu, namun tak terlalu ambil pusing dengan kepribadian yang seringkali berubah. Terutama Richard-tunangan Della, yang berprofesi sebagai dokter. Ia hanya menduga berubahnya sikap seseorang adalah karena mood saja, dan menurutnya itu wajar.

Bagaimana dengan Becca? Dengan tubuh Della, ia juga memiliki kisah sendiri. Hobinya menulis curhatan di blog menghantarkannya bertemu bos di kantornya sendiri, Adriel. Adriel adalah pemuda keturunan Korea yang akhirnya menjalin kisah dengan Becca.

 Kedua pasangan ini menjalani kisahya masing-masing tanpa hambatan dan saling melengkapi. Tapi..

Kemudian, novel ini mengungkap satu kenyataan. Adriel adalah adik tiri Richard. Hubungan darah ini akhirnya membuat mereka bertemu dan pada saat itulah keduanya menyadari ada hal yang tidak wajar pada diri pasangannya. Pasangannya yang ternyata ada dalam tubuh yang sama, walaupun jelas berkebalikan sifatnya. Keduanya diambang kebingungan dan kegelisahan, karena mereka tau pada akhirnya hanya akan ada satu pasangan yang bertahan.
Dan pada akhirnya...
Kalian harus baca sendiri novelnya^^ Kalau aku kasih tau akhirnya, kalian nanti gak penasaran lagi. Eh tapi novel ini udah beberapa tahun lalu terbitnya, jadi mungkin banyak diantara kalian udah baca. Hehe

Pokoknya aku salut sama Lia, bener-bener pinter mengemas cerita yang terlihat cukup rumit menjadi sebuah bacaan yang apik dan mudah di cerna sekalipun kita awam dalam bidang Psikolog.

Satu kata deh buat novel ini: Jjang! ~^^~