Sabtu, 12 Juli 2014

Lirik Eyes, nose, lips versi AKMU (Akdong Musician) dan terjemahan english+indonesia



Bigeyes, kali ini cover Nun, kho, ip, lagi! Hehehe . Kalau di post sebelumnya, versi dari Tablo, sekarang aku bakal share lagu yang ditulis oleh taeyang ini,  dalam versinya AKMU.  

 

Dari versi ori (taeyang), versi English (tablo) dan versi AKMU ini, ketiganya punya perbedaan yang paling kontras, lho. Apalagi kalau bukan di liriknya. Tapi ketiganya juga punya kesamaan, MV mereka tema black and white semua! Mungkin biar nambah kesuraman kali ya(?)

Kalau Tablo yang menulis ulang lirik lagu ini dengan full English, beda dengan AKMU yang punya khas sendiri dalam meng-cover lagu ini nih. Mungkin kalian ada yang belum menyadari kalau kedua kakak beradik ini telah menambahkan lirik ke dalam lagu ini dengan versi mereka.

Awalnya aku juga begitu, dan saat mencari lirik versi AKMU ini gak langsung ketemu. Tapi setelah di ubek akhirnya dapet, tapi tulisannya Hangul. Terpaksa aku ubah dulu ke romanji, kemudian cari trans englishnya, baru deh nerjemahin ke bahasa kita. Eh jadi curhat, ya-_-

Yaudah langsung aja, ini dia lirik dan terjemahan eyes, nose, lips versi AKMU:


Mianhae mianhae hajima
Don’t be sorry
Jangan merasa bersalah
Naega chorahaejijanha
That’s make me more pitiful
Itu membuatku terlihat lebih menyedihkan
Ppalgan yeppeun ipsuro
With your pretty red lips
Dengan bibir merahmu yang cantik
Eoso nareul jugigo ga
Please hurry, kill me and go
Cepat bunuh aku dan pergi
Naneun gwaenchana
I’m alright
Aku baik-baik saja


Majimageuro nareul bwarabwajyeo
Look at me one last time
Tatap aku untuk terakhir kalinya
Amureojido anheun deut ususeojyeo
Smile like nothing’s wrong
Tersenyumlah seakan tidak terjadi apa-apa
Niga bogo shipeunde kiyeokhal suitge
So when I miss you I can remember
Jadi saat aku merindukanmu aku dapat mengingatnya
Naye morissuge ni eolgul geuril suitge
So I can draw your face in my mind
Jadi aku bisa mengenang wajahmu dalam benakku


Neol bonael su eomneun naye yuksimi
My selfishness that couldn’t let you go
Keegoisanku yang tidak bisa melepaskanmu
Jimchagi dwaeyo neol ga dwetgo
Turned into an obsession that imprisioned you
Berubah menjadi sebuah obsesi yang mengurungmu
Hoksi ireon na ttaeme himdeuro ni
Were you hurt because of me?
Apakah kau tersakiti karena aku?
Amu daedap eomneun neo
You sit silently
Kau hanya duduk terdiam
Babo cheorom wae, neoreul jiuji mothae
Why am I fool, why I can’t forget you
Mengapa aku begitu bodoh tidak bisa melupakanmu
Neo tteona boryeoneunde
You’re already gone
Kau kini telah pergi


Noye nun, kho ,ip
Your eyes, nose, lips
Matamu, hidungmu, bibirmu
Neol manjidon nae sungil
Your touch that used to touch me
Sentuhanmu yang biasa menyentuhku
Jageun sunropkaji da
To the ends of your fingertips
Bahkan sampai ujung jarimu
Yeojonhi neol neugil suitjiman
I can still feel you
Aku tetap bisa merasakanmu
Kkeojin bulgot cheorom tadeuroga beonrin
But like a burnt of flame, I burnt and destroyed
Tapi seperti api membakar, aku hangus dan hancur
Uri sarang modu da
All of our love
Seluruh cinta kita
Neomu apheujiman ijen neol
It hurts so much, but now you’re
Itu sangat menyakitkan, tapi sekaran kau


Chuokira bureulge
Now I’ll call you a memory
Sekarang aku akan menyebutmu sebuah kenangan
Nun mure jeoji anheun giyeokeuro bureulde
Remember not to drench in tears the fire
Mengingat untuk tidak mengguyur ke atas api
Neol nohji mothaneun nal tae ulge
I won’t let you burn me
Aku tidak akan membiarkanmu membakarku
Gilsurok ne modeunge hwemihae
As everything become a blur
Seakan semuanya menjadi buram
Nal wihae dwaya meotnetden modeunge muyemihae
It’s pointless for me to fix everything
Bahkan sia-sia jika aku memperbaikinya


Yeah, I’ll be lonely (lonely)


Nae mameun nan aljiman
But I know in my heart
Tapi aku tahu dalam hatiku
Byeonhang eopsi nan gareun jariye yeojeonhanikka
As always, I’m still in the same place
Seperti biasanya, aku tetap di tempat yang sama


Please let my star rise on your right


Neoreul bichuneun taeyangi dweyo falling falling
The shining shine falling falling behind you
Sinar matahari itu menjatuhkan sinarnya tepat di sampingmu


Namaneul barabodeon noye kkaman nun
Your black eyes that only saw me
Mata hitammu yang selalu menatapku
Hyanggiroun sumeun dameun noye kho
Your nose that held the sweetest breath
Hembusan napas dari hidungmu yang terasa manis
‘saranghae, saranghae’
I love you I love you
Aku mencintaimu, aku mencintaimu
Naege sugsagideon geu ipsureun nan
Those lips that whispered to me
Bibir itu yang membisikkanku


Noye nun, kho ,ip
Your eyes, nose, lips
Matamu, hidungmu, bibirmu
Neol manjidon nae sungil
Your touch that used to touch me
Sentuhanmu yang biasa menyentuhku
Jageun sunropkaji da
To the ends of your fingertips
Bahkan sampai ujung jarimu
Yeojonhi neol neugil suitjiman
I can still feel you
Aku tetap bisa merasakanmu
Kkeojin bulgot cheorom tadeuroga beonrin
But like a burnt of flame, I burnt and destroyed
Tapi seperti api membakar, aku hangus dan hancur
Uri sarang modu da
All of our love
Seluruh cinta kita
Neomu apheujiman ijen neol chuokira bureulge
It hurts so much, but now I’ll call you a memory
Itu sangat menyakitkan, tapi sekarang aku akan menyebutmu sebuah kenangan



Namaneul barabwadeon noye kkaman nun
Your black eyes that only saw me
Mata hitammu yang hanya melihatku
Noye tteonabeorin majimak mosseupkkaji
Until you disappeared
Sampai kau menghilang
‘saranghae, saranghae’
I love you I love you
Aku mencintaimu aku mencintaimu


Credits:
Romanji: shafyasungkar.blogspot.com
English: colorcodedlyrics.com
Indonesia: shafyasungkar.blogspot.com

Jumat, 11 Juli 2014

[Lirik + Terjemahan] Tablo x Taeyang – Eyes, nose, lips (English versi Tablo!)




Tablooo! Si Om nge-cover ‘eyes, nose, lips’ ini so damn cool *-*

Lagu taeyang versi englishnya om Tablo ini entah kenapa berasa lebih nusuk, mungkin karena pas baru denger langsung agak ngerti kali ya dan jadi agak speechless……?

Tiba-tiba langsung tertarik nyoba terjemahin. 

Then.... I made it!

Langsung aja deh, here it is:
 


You left me paralyzed, no cure, no rehab for me
Kau meninggalkanku yang lumpuh, bukannya merawatku, bukannya mencoba memulihkanku
Funny that you got the nerve to keep asking me
Sangat lucu ketika kau masih punya keberanian untuk bertanya padaku
How I’ve been
Bagaimana keadaanku (sampai saat ini)
You’re the victor in this pageantry
Kau adalah pemenang dalam pertunjukan besar ini
But the only trophy you deserve,
Tapi satu-satunya piala yang pantas kau dapatkan hanyalah
*CATASTROPHY
Piala  sebagai malapetaka


I’d rather we be dead to each other
Aku kira kita lebih baik telah (menganggap) mati untuk satu sama lain
No eulogies said for each other
Tanpa mengucap pujian (untuk orang meninggal) untuk satu sama lain
No ‘rest in peace’ ‘s
Tanpa kata-kata ‘tenanglah dalam kedamaian’
The memories got my chest in pieces
Kenangan-kenangan itu membuat hatiku berkeping-keping


I’m prayin’ that your eyes are the first to go
Aku berdoa jika saja matamu yang pertama kali pergi
The way they looked when you smiled
Bagaimana matamu terlihat saat kau tersenyum
The way they opened and closed
Bagaimana matamu berkedip
And your nose, every single breath against my neck
Dan hidungmu, setiap saat napasmu menyentuh leherku
And then your lips, every empty promise made and said
Dan bibirmu, setiap janji palsu terucap disana
Please fade. Fade to black
Menghilanglah. Hilang dalam kegelapan
Please fade, fade to black
Menghilanglah. Hilang dalam kegelapan
But the nightmares come back
Tapi kumudian mimpi buruk datang lagi


Because your eyes, nose, lips
Karena matamu, hidungmu, bibirmu
Every look and every breath
Setiap tatapan dan napasmu
Every kiss still got me dying
Setiap ciuman, selalu membuatku merasa mati
Uh, still got me crying
Ah, selalu membuatku menangis


Because your eyes, nose, lips
Karena matamu, hidungmu, bibirmu
Every look and every breath
Setiap tatapan dan napasmu
Every kiss still got me dying
Setiap ciuman, selalu membuatku merasa mati
Uh, still got me crying
Ah, selalu membuatku menangis


Forget a promenade, lets juggernaut
Melupakan  perjalanan itu, gilas saja
Down memory lane, leave no thought alive
Menenggelamkan kenangan, tak menyisakan satu pun


To the slaughter house, I’m taking my pain
Pada rumah jagal itu, aku mendapatkan rasa sakitku
Time to sever my brain from my heart and soul
Dan waktulah yang memutuskan otakku dari hati dan jiwaku
My knees are burning hot, but God is cold
Kakiku panas terbakar, tapi Tuhan tetap dingin


I’ve been told, one day you’ll know too much of heaven’s a sin
Aku sudah mengatakannya, suatu saat kau akan tahu dosa-dosa itu terlalu banyak untuk berada di surga
After the show, it’s only hell that it brings
Setelah pertunjukan ini, itu hanya akan menggiring ke neraka
So take it slow and let time heal everything
Jadi pelan-pelas saja, dan biarkan waktu memulihkan semuanya
They say that time flies, but you keep breaking its wings
Mereka bilang 'waktu' itu terbang, tapi kau tetap mematahkan sayapnya


You’ll never fade, fade to black
Kau tak akan pernah menghilang, menghilang dalam kegelapan
Please fade. Fade to black
Maka menghilanglah. Menghilanglah dalam kegelapan
But the nightmares come back
Tapi kemudian mimpi buruk datang lagi


You wish me well
Kau harap aku baik
You wish me well
Kau harap aku baik
I wish you hell
Tapi aku harap kau di neraka


Because your eyes, nose, lips
Karena matamu, hidungmu, bibirmu
Every look and every breath
Setiap tatapan dan napasmu
Every kiss still got me dying
Setiap ciuman, selalu membuatku merasa mati
Uh, still got me crying
Ah, selalu membuatku menangis


I never wanna look into your eyes again
Aku tidak akan pernah mau melihat matamu lagi
No I never want to hear your breath again
Tidak, aku tak akan mau mendengar napasmu lagi
Let me go
Biarkan aku pergi
Let me go
Biarkan aku pergi
Baby tell me this is the end
Sayang,  katakan padaku bahwa ini telah berakhir


Because your eyes, nose, lips
Karena matamu, hidungmu, bibirmu
Every look and every breath
Setiap tatapan dan napasmu
Every kiss still got me dying
Setiap ciuman, selalu membuatku merasa mati
Uh, still got me crying
Ah, selalu membuatku menangis


The tears drive me out my mind
Air mata ini membuatku kehilangan akal


Because your eyes, nose, lips
Karena matamu, hidungmu, bibirmu
Every look and every breath
Setiap tatapan dan napasmu
Every kiss still got me dying
Setiap ciuman, selalu membuatku merasa mati
Uh, still got me crying
Ah, selalu membuatku menangis


Fade out!
Menghilang!


*CATASTROPHY : dalam kamus adanya CATASTROPHE yang artinya malapetaka. Kalau menurutku, dalam lagu ini CATASTROPHY itu adalah permainan kata, karena di lirik sebelumnya ‘But the only trophy you deserve..’ , dan kedua kata tersebut jika dilafalkan hampir sama, jadi : trophy yang pantas kau dapatkan adalah catas-trophy ( red. Catastrophe ). Ya, jadi dia kaya nyindir gitu, kali ya.
Kalau ada yang kurang sreg sama terjemahannya dan mungkin ada yang kurang pas, ditunggu kritik dan sarannya ya… *bow*


Rabu, 09 Juli 2014

[Rewind] Drama fenomenal: The Heirs




 


Dari sekian banyak drama yang tayang, menurutku The Heirs adalah yang paling fenomenal, lho. Selain dilihat dari para tokohnya yang emang udah badai, cerita, latar, plot, alur, scene, dialog, pesan, (apa lagi?) benar-benar membentuk suatu kombinasi yang ssssempurna! *ala demian*

Tbh, ini drama udah aku tungguin sejak muncul artikel kalau LMH bakal adu acting sama PSH, itu sekitar awal tahun 2013. How could I ignore this goodnews! They’ll be a couple!
 

Ini kebetulan yang menyenangkan :D Secara, I’m their biggest fan :3

Lee Min Ho, aku udah fallin in love sejak dia menjadi Gu Jun Pyo dalam drama Boys Before Flowers. Sejak itu, aku mengikuti drama-drama yang diperankannya, seperti Personal Taste, City Hunter, dan Faith (walaupun aku gak tertarik drama kerajaan, Faith benar-benar pengecualian. Ada LMH disana ~^^~ ).

Dan seorang Park Shin Hye. Omo, eonni.. aku selalu suka actingnya, dari drama He’s Beautiful, Heartstrings, dan Flower Boy Next Door. Padahal the real PSH adalah perempuan yang ceria, tapi dia keseringan mendapat peran yang kebalikan dengan karakter aslinya. And played well..

Yaa Bigeyes, gimana gak gemas, saat tau mereka berdua dipasangkan dalam satu drama. The Heirs.

Di tambah lagi, setelah artikel couple The Heirs yang udah confirmed, muncul artikel-artikel yang mengonfirmasi siapa saja artis yang akan terlibat. They’re so popular. Seperti:

F(x)’ s Jung Krystal

Penggemar f(x) mana suaranya? Ya, pasti kalian tau dia juga adalah Jung Sister. Adiknya Jessica SNSD.

CN BLUE’s Kang Min Hyuk

Drummer imut ini ya.. Langsung inget dia di heartsrings, kentara banget jangkungnya._.

Choi Jin Hyuk

Inget rambut merahnya di dramanya donghae suju, Panda and Hedgehog :3

Kang Haneul

Terakhir liat cowok ini di drama Monstar, bareng Jun Hyung Beast dan dia terlibat triangle love.

Kim Ji Won

Dia agak nyebelin di drama To The Beautiful You, tapi cantiknya banget J

Kim Woo Bin

Sebelumnya dia main di School 2013, tapi aku cuma baca sinopsisnya aja. Dia sempet mampir di drama To The Beautiful You juga. Dan dia tinggi banget!

ZE:A ‘s Lee Hyun Sik

Belum pernah liat personil ZE:A ini acting, tapi cukup tertarik karena dia temennya Siwan /loh/ hahaha

Drama yang bertebaran bintang ini emang awalnya justru mengundang banyak kekhawatiran. Yaa, you know what I mean lah, ya. Tapi kalo buat aku sendiri sih justru list itu berhasil bikin level penasaran udah tingkat dewi (kalo dewa…cowo? *abaikan)! xD

Dan akhirnya… setelah waiting for so long… Tanggal 9 Oktober 2013 itu tiba! Drama The Heirs pun mulai tayang. Sejak itu, kayanya gak pernah absen cari update-an terbaru dan baca sinopsisnya di duet blognya Kdramatized dan Kutudrama



Kisahnya mungkin terdengar klise dan Cinderella banget, cowo kaya yang jatuh cinta dengan cewe anak pembantu di rumahnya sendiri. Yap! Tapi tuggu dulu, guys *medok ala dodit*. Scriptwritter kita dengan idenya yang super telah berhasil mengemas dengan apik cerita Cinderella ini menjadi gak fantasi-fantasi amat—masuk akal, dan bisa dibilang Cinderella yang di aplikasikan ke versi sekarang, modern.
as cinderella

as Prince Charming

Yeay, She is Kim Eun Suk! (Fyi: dia juga adalah penulis script dari drama popular lainnya, seperti Secret Garden dan a Gentleman’s Dignity)

Latarnya juga kurang keren apa coba, (sempat di) California! Baru episode pertama dan langsung dibuka dengan scene Lee Min Ho yang sedang berselancar di salah satu pantai disana. Awalnya, saat baru dengar isu kalau drama ini sampai terbang ke negeri Paman Sam itu, aku pikir paling mereka hanya syuting untuk satu episode. Mungkin sebagai salah satu ajang promosi drama ini sehingga masyarakat yang dibuat tertarik akan menyayangkan apabila tidak menonton episode perdananya. Dan tentunya, ini akan mempengaruhi rating!

 


Tapi  ternyata… More than one episode! Hows great *-* Kurang girang apa coba, diajak cuci mata sama sutradara-nim main ke Hollywood lebih lama. Sekitar 3-4 episode.


Dan yang bikin tiap episode maupun scene di The Heirs ini selalu fresh and fun adalah mix antara dialog dan acting tiap tokoh yang perlu diacungkan jempol. Yang menarik bukan hanya hubungan antar anak SMAnya, bukan hanya antara Kim Tan-Eun Sang-Young Do, atau Bo Na dan Chan Young, tapi antar orangtuanya juga. Seperti antara Nyonya Jung dan Nyonya Han, atau Nyonya Han dengan ahjumma.
 



Juga uniknya, hampir semua tokoh dalam drama ini mempunyai keterkaitan. Seperti si A kenal si B, si B kenal si C, tapi ternyata si C lebih dulu kenal A, dan mereka semua punya tujuan sama yaitu rumah D. (?) Bingung? Ya intinya kenal sana sinilah hehehe

Spesialnya lagi, setiap hubungan antartokoh punya keunikan tersendiri. Dan hal itu membuat semua tokoh dalam drama ini terlihat penting semua—dalam porsi yang berbeda.

Lain kali aku bakal bahas para tokoh, deh. Jadi kangen… (padahal baru selesai nonton ulang The Heirs yang ketiga kalinya-_-)


Dan kalau pesan yang mungkin ingin disampaikan dalam drama ini, aku kira ada begitu banyak pesan tersirat. Tapi aku mengambil yang paling sederhana: Semua keputusan yang kita ambil pasti ada akibatnya.

Sebelum pamit, aku ingin mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa dan Mohon Maaf Lahir Batin ya. Hope this ramadhan will be better than before. Semoga puasa kita lancar-car-car-car!

Sekian. Duh kayaknya panjang banget ya postingnya, mian. Kalo udah flashback emang suka berapiapi ya semangatnya... *eh. Dadah bigeyes ^^

Paipai..